
Menjelang akhir tahun ajaran 2025/2026, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Sarolangun mengadakan rapat pleno yang diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini berlangsung di ruang majelis guru dan difokuskan pada dua agenda utama, yaitu penentuan kenaikan kelas bagi siswa kelas 7 dan 8, serta persiapan menyambut tahun ajaran baru 2026/2027.
Rapat pleno dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 6 Sarolangun, Muhammad Hapiz, S.Pd.I. Dalam rapat tersebut, para wali kelas 7 dan 8 menyampaikan laporan perkembangan belajar siswa selama dua semester terakhir. Laporan tersebut mencakup nilai akademik, tingkat kehadiran, sikap dan karakter siswa, serta keaktifan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan perlombaan, termasuk classmeeting yang baru saja selesai dilaksanakan. Seluruh data ini menjadi bahan pertimbangan utama dalam menentukan siswa yang layak naik kelas.
Muhammad Hapiz menekankan pentingnya rapat pleno sebagai bentuk pertanggungjawaban profesional guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa. Ia menyatakan bahwa rapat kenaikan kelas bukan hanya formalitas, tetapi juga kesempatan untuk menilai perkembangan karakter siswa secara menyeluruh. "Rapat kenaikan kelas ini bukan sekadar rutinitas formalitas angka di atas kertas. Di sini kita melihat dinamika perkembangan karakter anak secara utuh. Kita harus objektif namun tetap bijaksana, memastikan bahwa siswa yang naik ke kelas 8 dan kelas 9 benar-benar memiliki kesiapan mental dan akademis untuk menerima materi yang lebih tinggi," ujarnya.
Setelah melalui diskusi dan pertimbangan sesuai regulasi kurikulum, peserta rapat akhirnya menyepakati hasil akhir kelulusan internal dan kenaikan kelas bagi siswa kelas 7 dan 8. Keputusan rapat pleno ini akan dituangkan dalam rapor digital dan dibagikan secara resmi kepada orang tua atau wali murid sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh madrasah. Proses ini diharapkan dapat memberikan transparansi dan kejelasan kepada seluruh pihak terkait, sehingga orang tua dapat memahami perkembangan anak secara objektif.
Pada agenda kedua, rapat membahas berbagai persiapan untuk tahun ajaran baru 2026/2027. Madrasah melakukan pemetaan tugas mengajar guru, pembagian tugas wali kelas, serta penyusunan jadwal Masa Ta'aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) untuk calon peserta didik baru kelas 7. Selain itu, rapat juga membahas rencana peningkatan kualitas sarana dan prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar. Penguatan program keagamaan madrasah juga menjadi salah satu fokus utama, dengan tujuan meningkatkan mutu lulusan agar semakin unggul dan kompetitif di Kabupaten Sarolangun.
Rapat pleno yang berlangsung selama beberapa jam ini diakhiri dengan doa bersama. Dengan persiapan yang matang, MTsN 6 Sarolangun menyatakan kesiapannya untuk menyambut tahun ajaran baru. Madrasah berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang cerdas, disiplin, dan berakhlak mulia, serta meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran MTsN 6 Sarolangun sebagai lembaga pendidikan yang berintegritas dan berorientasi pada pengembangan karakter siswa.
|
478x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...