
Hari pertama masuk sekolah setelah libur akibat kabut asap di MTsN 6 Sarolangun berlangsung penuh semangat. Setelah beberapa waktu menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) karena kualitas udara yang memburuk di Kabupaten Sarolangun, seluruh siswa, guru, dan staf tata usaha akhirnya dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di lingkungan madrasah.
Sejak pagi, ratusan siswa tampak antusias datang ke sekolah. Wajah-wajah ceria dan semangat baru terlihat ketika mereka kembali bertemu teman-teman dan guru setelah beberapa hari belajar dari rumah. Suasana madrasah pun kembali hidup dengan aktivitas belajar yang berjalan lancar.
Meskipun kualitas udara sudah mulai membaik sehingga memungkinkan KBM tatap muka, pihak madrasah tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah. MTsN 6 Sarolangun memberlakukan protokol kesehatan ketat, terutama penggunaan masker. Seluruh siswa, guru, dan pegawai diwajibkan memakai masker baik di dalam kelas maupun saat beraktivitas di luar ruangan. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan menjaga kelancaran proses pembelajaran.
Kepala MTsN 6 Sarolangun menyampaikan rasa syukur atas kembalinya siswa ke sekolah. "Kami sangat bersyukur hari ini anak-anak bisa kembali belajar di sekolah secara tatap muka. Rindu akan suasana kelas sangat terasa. Namun, kami menekankan bahwa kewaspadaan adalah yang utama. Seluruh siswa dan guru wajib memakai masker dan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu berat di luar ruangan hingga kondisi udara benar-benar stabil," ujarnya.
Pada hari pertama ini, kegiatan sekolah diawali dengan pembiasaan karakter seperti pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah dan pengarahan tentang pentingnya menjaga kesehatan setelah bencana kabut asap. Para siswa mengaku senang bisa kembali berinteraksi langsung dengan teman dan guru. Tingkat kehadiran siswa juga sangat tinggi, menunjukkan antusiasme mereka untuk kembali belajar.
Proses pembelajaran di seluruh kelas, mulai dari kelas VII hingga IX, berlangsung tertib dan penuh semangat. Unit Kesehatan Sekolah (UKS) turut disiagakan untuk memantau kondisi kesehatan siswa dan menyediakan masker cadangan bagi yang membutuhkan.
Manajemen MTsN 6 Sarolangun menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Pihak sekolah juga mengimbau orang tua atau wali murid agar memastikan anak-anak membawa masker dan menjaga daya tahan tubuh dengan konsumsi air putih yang cukup.
Dengan dimulainya kembali aktivitas belajar di sekolah, diharapkan semangat siswa MTsN 6 Sarolangun terus terjaga untuk meraih prestasi, sembari tetap memperhatikan kesehatan diri dan lingkungan sekitar.
|
30x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...