
Keluarga besar Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Sarolangun melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama madrasah ini berjalan dengan penuh khidmat dan semangat patriotisme, mengusung tema besar "Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar."
Ada yang berbeda pada pelaksanaan upacara kali ini. Jika biasanya petugas upacara didominasi oleh siswa-siswi anggota OSIM atau Pramuka, kali ini seluruh jajaran petugas upacara diambil alih langsung oleh Bapak dan Ibu Guru MTsN 6 Sarolangun. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dedikasi serta pemberian teladan nyata bagi para peserta didik.
Kepala Madrasah Sebagai Pembina Upacara Bertindak langsung sebagai Pembina Upacara adalah Kepala MTsN 6 Sarolangun,Bapak Muhammad Hapiz, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau membacakan pidato seragam Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menekankan pentingnya transformasi pendidikan melalui kurikulum yang adaptif dan berpihak pada murid.
"Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum bagi kita semua, khususnya tenaga pendidik di MTsN 6 Sarolangun, untuk merefleksikan kembali perjuangan Ki Hadjar Dewantara. Kita harus memastikan bahwa setiap anak didik kita mendapatkan ruang untuk bertumbuh sesuai dengan bakat dan minatnya," ujar Muhammad Hapiz dalam arahannya.
Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang telah bersedia bertugas sebagai pelaksana upacara. Menurutnya, aksi ini menunjukkan bahwa guru bukan hanya pengajar di dalam kelas, tetapi juga sosok yang siap melayani dan memberikan contoh kedisiplinan di lapangan.
Dedikasi Guru Sebagai Petugas Upacara Penampilan para guru sebagai petugas upacara menjadi daya tarik tersendiri bagi para siswa. Dengan mengenakan seragam batik PGRI yang rapi, para guru menunjukkan performa yang maksimal. Mulai dari tim pengibar bendera, pembaca pembukaan UUD 1945, hingga pemimpin upacara, semuanya dilaksanakan dengan presisi yang tinggi.
Kehadiran para guru di posisi tersebut berhasil menciptakan suasana yang emosional dan inspiratif. Para siswa tampak antusias dan memberikan tepuk tangan meriah setelah barisan petugas menyelesaikan tugas pengangkatan Sang Merah Putih dengan sempurn
Harapan dan Komitmen Masa Depan Peringatan Hardiknas di MTsN 6 Sarolangun ini juga menjadi ajang penguatan komitmen seluruh warga madrasah untuk meningkatkan mutu pendidikan berbasis karakter dan teknologi. Sejalan dengan visi madrasah, Muhammad Hapiz menegaskan bahwa MTsN 6 Sarolangun akan terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan profil Pelajar Pancasila yang berakhlakul karimah.
"Kita ingin lulusan MTsN 6 Sarolangun tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki adab yang baik. Itulah esensi pendidikan yang sesungguhnya," tambah beliau di akhir sesi wawancara setelah upacara.
|
26x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...