
Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Sarolangun kembali menggelar upacara bendera rutin pada hari Senin, 13 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di lapangan utama madrasah dan diikuti oleh seluruh pimpinan, majelis guru, staf tata usaha, serta ratusan siswa MTsN 6 Sarolangun. Upacara dilaksanakan dengan penuh khidmat dan disiplin.
Pada pelaksanaan kali ini, terdapat hal yang berbeda, yaitu seluruh petugas upacara berasal dari siswa Kelas VII A. Meski masih tergolong siswa baru di tingkat madrasah, mereka dipercaya untuk menjalankan seluruh tugas upacara. Para siswa tersebut berhasil melaksanakan tugas dengan tertib dan lancar, menunjukkan kesiapan dan keberanian mereka di hadapan seluruh peserta upacara, termasuk kakak kelas dari kelas VIII dan IX.
Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ibu Emi Sulastri, S.Pd., yang juga merupakan wali kelas VII A. Dalam amanatnya, Ibu Emi memberikan apresiasi kepada para petugas upacara atas usaha dan kerja keras mereka. Ia menekankan pentingnya sikap siap menerima tanggung jawab yang diberikan oleh guru. "Jika kalian ditunjuk sebagai petugas, itu artinya guru sudah menaruh kepercayaan besar bahwa kalian mampu. Jadi, jangan pernah ada lagi kata 'tidak bisa' atau 'tidak mau' saat diberikan amanah," ujar Ibu Emi di hadapan seluruh peserta upacara.
Ibu Emi juga menyoroti beberapa poin penting dalam amanatnya. Ia menyampaikan bahwa kepercayaan yang diberikan sekolah kepada siswa merupakan suatu kehormatan. Menjadi petugas upacara bukan hanya sekadar menjalankan tugas rutin, tetapi juga merupakan bentuk pengakuan terhadap potensi siswa. Selain itu, ia menegaskan bahwa sekolah adalah tempat yang tepat untuk melatih mental dan keberanian tampil di depan umum. Ia juga mengingatkan agar siswa tidak takut melakukan kesalahan, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Menurutnya, banyak orang sukses yang pernah mengalami kegagalan atau melakukan kesalahan sebelum akhirnya berhasil.
Pelaksanaan upacara dimulai dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana upacara berlangsung hening dan tertib, dengan komando yang jelas dari pemimpin upacara. Penampilan siswa Kelas VII A sebagai petugas mendapat apresiasi positif dari para guru dan peserta upacara lainnya. Keberanian mereka tampil di depan umum menjadi bukti bahwa pembinaan mental yang dilakukan oleh wali kelas dan pihak madrasah mulai menunjukkan hasil yang nyata.
Melalui kegiatan rutin seperti upacara bendera, MTsN 6 Sarolangun berkomitmen untuk tidak hanya mencetak siswa yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk karakter yang tangguh, berani, dan siap menjadi pemimpin di masa depan. Kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran bagi siswa untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, kerja sama tim, dan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diemban.
Kegiatan upacara bendera di MTsN 6 Sarolangun diharapkan dapat terus memotivasi siswa untuk berkembang dan berani mengambil peran penting di lingkungan sekolah. Dengan demikian, madrasah ini tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah pembentukan karakter generasi muda yang berkualitas di Kabupaten Sarolangun, Jambi.
|
27x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Sarolangun dan Sekitarnya
Memuat tanggal...